Lembaga pendidikan robotik dan coding anak, Robobrick Lab, menorehkan prestasi gemilang pada ajang Medan Coding Competition 2026 yang berlangsung 9 Mei 2026 di Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Dua siswa aktif Robobrick Lab sukses mendominasi podium tertinggi pada kategori kompetisi yang diikuti oleh ratusan peserta se-Kota Medan ini.

Acara akbar ini diselenggarakan atas kolaborasi Badan Riset Daerah (BRIDA) Kota Medan, UMSU, dan IWAPI Medan dengan total 632 peserta. Kompetisi ini ditutup resmi oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguasaan teknologi sebagai solusi nyata sekaligus modal utama generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Dominasi Kategori Robot Line Follower

Prestasi utama diraih pada kategori Robot Line Follower. Melalui persaingan yang ketat, podium pertama dan kedua berhasil diamankan oleh delegasi dari Robobrick Lab.

Gelar Juara 1 sukses diraih oleh Wisnu Firjatullah Rizki, disusul oleh Habib El Syarif Sidabutar yang membawa pulang gelar Juara 2. Kedua juara tersebut merupakan siswa aktif yang sehari-hari mengasah kemampuan robotik mereka di Robobrick Lab.

Keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari persiapan matang di bawah bimbingan khusus Pak Puji Widodo, S.Kom. Selama latihan pra-lomba, Pak Puji memberikan arahan teknis yang mendalam, mulai dari optimasi algoritma pembacaan sensor hingga kestabilan mekanik robot. Alhasil, robot line follower rakitan Wisnu dan Habib mampu melaju dengan cepat, stabil, dan presisi di atas lintasan Medan Coding Competition 2026.

Pencapaian ini menjadi bukti konkret bahwa metode pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Math) yang diterapkan Robobrick Lab efektif dalam mengasah logika berpikir dan kemampuan pemecahan masalah secara terstruktur pada anak.

Baca Juga:  Kelas Robotik Medan

Apresiasi untuk Tim Coding Scratch

Selain kategori robotik, Robobrick Lab juga mengirimkan perwakilan untuk berkompetisi di kategori Coding Scratch. Meski pada kesempatan kali ini tim Scratch belum berhasil membawa pulang trofi, manajemen Robobrick Lab memberikan apresiasi tertinggi atas daya juang dan kreativitas yang mereka tunjukkan di hadapan para juri.

Dalam dunia pemrograman, kegagalan di satu kompetisi adalah bagian penting dari proses evaluasi kode (debugging) dan penguatan mental. Pengalaman langsung bersaing di tingkat kota merupakan modal berharga bagi mereka untuk berkembang menjadi programmer yang lebih tangguh di masa depan. Hal ini sejalan dengan pesan Wali Kota Rico Waas saat penutupan acara, yang menyatakan bahwa masa depan tidak ditunggu, melainkan diciptakan sendiri melalui aksi nyata.

Komitmen Mencetak Generasi Inovator Masa Depan

Sebagai lembaga kursus yang berada di bawah naungan Yayasan Kreatif Teknologi Indonesia, Robobrick Lab berkomitmen untuk terus menyediakan ekosistem belajar coding dan robotik yang adaptif serta inovatif bagi anak-anak di Kota Medan. Kemenangan di Medan Coding Competition 2026 kian memperkuat visi lembaga dalam melahirkan talenta digital muda yang siap bersaing secara global.

Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi para siswa, instruktur, serta kepercayaan penuh dari orang tua yang terus mendukung tumbuh kembang potensi putra-putrinya bersama kami.

Bagi orang tua yang ingin mempersiapkan anak-anaknya menghadapi era digital dengan kemampuan berpikir kritis dan sistematis, mari bergabung bersama keluarga besar Robobrick Lab Medan.